FluentFiction - Indonesian

Rina's Lessons in Bargaining: A Day at Banjarmasin's Market

FluentFiction - Indonesian

18m 42sSeptember 15, 2026
Checking access...

Loading audio...

Rina's Lessons in Bargaining: A Day at Banjarmasin's Market

1x
0:000:00

Sign in for Premium Access

Sign in to access ad-free premium audio for this episode with a FluentFiction Plus subscription.

View Mode:
  • Pasar terapung Banjarmasin dipenuhi warna-warni.

    The floating market of Banjarmasin is filled with colors.

  • Perahu-perahu kecil bergerak perlahan di sepanjang sungai.

    Small boats move slowly along the river.

  • Para penjual memanggil-manggil pembeli, menawarkan buah dan sayur segar.

    Vendors call out to buyers, offering fresh fruits and vegetables.

  • Udara beraroma air sungai dan buah-buahan tropis.

    The air is filled with the scent of river water and tropical fruits.

  • Rina, mahasiswi ekonomi dari Jakarta, baru pertama kali mengunjungi pasar ini.

    Rina, an economics student from Jakarta, was visiting this market for the first time.

  • Dia punya tugas kuliah untuk mempelajari perdagangan lokal.

    She had a college assignment to study local trade.

  • Rina sangat ambisius, ingin membeli buah langka untuk proyeknya.

    Rina was very ambitious, wanting to buy rare fruits for her project.

  • Dia harus belajar cara menawar, sesuatu yang belum pernah dia lakukan.

    She had to learn how to bargain, something she had never done before.

  • Sejak tiba, Rina merasa bingung.

    Since her arrival, Rina felt confused.

  • Orang-orang berbicara dengan semangat dan cepat.

    People were speaking with enthusiasm and rapidly.

  • Dia sedikit kesulitan memahami bahasa lokal.

    She had some difficulty understanding the local language.

  • Rina memutuskan untuk mengamati dulu, memperhatikan bagaimana penduduk lokal menawar harga.

    Rina decided to observe first, paying attention to how locals bargained prices.

  • Tak jauh dari situ, Rina bertemu Adi, seorang penjual buah.

    Not far from there, Rina met Adi, a fruit seller.

  • Wajah Adi ramah dan terbuka.

    Adi's face was friendly and open.

  • "Mbak Rina, perlu bantuan?

    "Miss Rina, do you need help?"

  • " tanya Adi.

    asked Adi.

  • Rina tersenyum lega dan menjelaskan tujuannya.

    Rina smiled with relief and explained her purpose.

  • Dia ingin tahu cara menawar dengan baik.

    She wanted to know how to bargain well.

  • Adi mengajarkan Rina cara-cara dasar menawar.

    Adi taught Rina some basic bargaining techniques.

  • "Pertama, jangan langsung menawar.

    "First, don't bargain right away.

  • Dengarkan dulu harga dari penjual," kata Adi.

    Listen to the seller's price first," said Adi.

  • "Kemudian, tawar setengah dari harga itu.

    "Then, offer half of that price.

  • Penjual pasti akan menurunkan harga sedikit.

    The seller will definitely lower the price a bit."

  • "Dengan bekal ilmu baru, Rina merasa lebih percaya diri.

    With her new knowledge, Rina felt more confident.

  • Dia melihat Sari, penjual buah berpengalaman.

    She saw Sari, an experienced fruit seller.

  • Sari menjual buah langka yang Rina cari.

    Sari was selling the rare fruit Rina was looking for.

  • Rina mendekat.

    Rina approached.

  • "Bu, berapa harga buah ini?

    "Ma'am, how much is this fruit?"

  • " tanya Rina.

    asked Rina.

  • Sari menyebutkan harga yang cukup tinggi.

    Sari mentioned a rather high price.

  • Rina mencoba mengikuti saran Adi.

    Rina tried to follow Adi's advice.

  • "Bagaimana kalau setengahnya, Bu?

    "How about half, Ma'am?"

  • " tawar Rina dengan suara tegas.

    Rina bargained with a firm voice.

  • Sari tersenyum.

    Sari smiled.

  • "Tidak bisa setengah, Nak.

    "It can't be half, dear.

  • Tapi bisa saya kasih potongan sedikit.

    But I can give a slight discount."

  • " Rina dan Sari bernegosiasi.

    Rina and Sari negotiated.

  • Akhirnya, Sari mau memberikan harga yang lebih rendah.

    Finally, Sari agreed to give a lower price.

  • Rina berhasil membeli buah itu.

    Rina managed to buy the fruit.

  • Hatinya lega sekaligus bangga.

    Her heart felt relieved and proud at the same time.

  • "Terima kasih, Bu Sari.

    "Thank you, Ma'am Sari.

  • Terima kasih juga, Mas Adi," ujar Rina dengan senyuman lebar.

    Thank you too, Sir Adi," said Rina with a wide smile.

  • Hari itu, Rina belajar lebih dari sekadar menawar.

    That day, Rina learned more than just bargaining.

  • Dia belajar pentingnya kesabaran dan memahami budaya setempat.

    She learned the importance of patience and understanding local culture.

  • Kepercayaan diri Rina tumbuh.

    Rina's confidence grew.

  • Dia sadar, dengan pendekatan yang tepat, setiap tantangan bisa diatasi.

    She realized that with the right approach, any challenge can be overcome.

  • Pasar terapung Banjarmasin telah memberikan pelajaran berharga dalam perjalanan Rina menuju kedewasaan.

    The floating market of Banjarmasin had provided valuable lessons in Rina's journey towards maturity.